Kompetensi Spesialis dan Pemanfaatan Teknologi, Kunci Utama Perawatan Kulit Optimal

Kompetensi spesialistik dan pemanfaatan teknologi merupakan kunci utama untuk perawatan kulit secara optimal, baik perawatan wajah maupun tubuh. Dengan memadukan unsur teknologi dan keterampilan klinis, dokter spesialis kulit dan kelamin akan menangani permasalahan kulit dengan metode yang terukur, personal dan sesuai dengan karakteristik kulit pasien.

Teknologi dalam perawatan wajah dan tubuh terus mengalami perkembangan. Saat ini terdapat beberapa teknologi terdepan antara lain teknologi laser, radiofrekuensi, microdermabrasi, chemical peeling. Dibandingkan dengan teknologi terdahulu, teknologi terdepan tersebut mempunyai beberapa kelebihan yaitu minimal invasif (minimal pendarahan) sehingga masa pemulihan lebih cepat dan rasa sakit yang sangat rendah.Selain itu, dengan teknologi terdepan, prosedur dapat dilakukan secara cepat dengan hasil yang optimal dan efektif, serta risiko efek samping yang lebih kecil. Di lain pihak, dengan teknologi tersebut tingkat kepuasan pasien juga lebih tinggi.

dr. Conny Melly Rosdiana, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin Bamed Skin Care yang memaparkan mengenai perawatan wajah mengatakan, “Saat ini Bamed mengunggulkan laser dan radiofrekuensi dalam perawatan wajah. Kedua teknologi tersebut sedang populer baik di luar negeri maupun di Indonesia. Di Amerika, laser merupakan prosedur terbanyak yang dilakukan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin maupun bedah plastik sedangkan radiofrekuensi menduduk urutan ke-7.”

“Bamed memiliki 2 jenis laser yaitu laser Q-switch Nd-YAG dan laser Fractional CO2. Laser merupakan modalitas terapi yang banyak dicari dalam pelayanan bidang dermatologi. Laser menjadi pilihan terapi karena indikasi terapi yang spesifik, tidak invasif, dan menjanjikan hasil yang cepat. Jenis Laser Q-switch Nd Yag/QS Nd Yag banyak digunakan untuk keluhan pigmentasi meliputi peremajaan kulit (skin rejuvenation), melasma, freckles, bercak lahir, lentigo, bekas luka berwarna coklat, serta menghilangkan tattoo, bahkan mengatasi jamur kuku. Sedangkan untuk jenis laser Fractional CO2 banyak digunakan untuk memperbaiki tekstur permukaan kulit yaitu pada acne scar, mengurangi garis halus dan kerutan sekitar mata, membantu mengurangi masalah pigmentasi, mengecilkan pori, peremajaan kuit, dan jerawat. Pasien perlu diinformasikan mengenai ‘down time’ paska tindakan, kemerahan pada kulit bertahan beberapa hari dan dapat terjadi pengelupasan kulit.

Dalam presentasinya ia juga menjelaskan,”Radiofrekuensi memiliki banyak kegunaan untuk skin tightening (pengencangan kulit) maupun body contouring sebagai alternatif dari prosedur yang lebih invasif misalnya operasi face lift dan liposuction.”

Teknologi terkini yang terbenam dalam beberapa device yang digunakan dalam peremajaan kulit memiliki profil keamanan yang lebih baik, serta pemanfaatan energi yang efisien, mampu memberikan hasil yang lebih cepat. Terapi yang dilakukan dalam kombinasi saling melengkapi kerjanya dalam mengatasi berbagai aspek masalah kulit. Walaupun prosedur peremajaan/perawatan kulit untuk mengatasi berbagai keluhan kulit tidak dapat menyulap instan, namun kombinasi ini mampu mempercepat perolehan hasil serta tampilan akhir yang lebih menarik.”

“Radiofrekuensi merupakan terapi pilihan untuk mengencangkan kulit serta memberi kontur. Namun terapi ini tidak terlalu meningkatkan hasil pada kehalusan permukaan kulit serta tidak dapat meningkatkan kecerahan kulit. Oleh karena itu kombinasinya dengan terapi lain yang bekerja di epidermis dan melanin sangat diperlukan. Saat ini lah diperlukan kombinasi terapi untuk mencapai hasil yang maksimal, kombinasi dapat ditambahkan dengan peeling atau mikrodermabrasi. Laser dan terapi Hyperbaric oxygen serum infusion dapat melengkapi seluruh rangkaian kombinasi terapi, memberikan kualitas hasil yang lebih baik lagi dan tahan lama, ”tutupnya.

http://zonaperempuan.com/kompetensi-spesialis-dan-pemanfaatan-teknologi-kunci-utama-perawatan-kulit-optimal/